KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmaanirrahiim
Puji syukur
kehadirat Allah SWT karena atas rahmat-Nya dan rido-Nyalah penulisan laporan
penelitian dengan judul “Laporan Percobaan Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan
Kacang Hijau” ini dapat diselesaikan.
Bermacam
halangan terkadang menghambat pembuatan goresan yang mungkin masih jauh dari
sebutan laporan penelitian. Akan tetapi, berkat dukungan dari berbagai pihak,
akhirnya laporan penelitian ini terselesaikan.
Untuk itu,
penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang membantu
penulisan laporan penelitian ini.
Sesungguhnya yang benar hanya dari Allah
SWT semata dan yang salah adalah kelemahan penulis. Wabillahi Taufiq Wal
Hidayah.
Jalajja, 17 September 2012
Penulis
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR................................................................................................i
DAFTAR ISI .
.......................................................................................................ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang..............................................................................................1
1.2
Rumusan
Masalah.........................................................................................1
1.3
Tujuan Percobaan……………………………………………...........................................1
Bab II
Kajian Teori
2.1 Klasifikasi Tanaman Kacang
Hijau………………………………………………………..2
2.2 Morfologi Tanaman Kacang Hijau…………………………………………………………2
2.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi.........................................................3
A. Faktor
Eksternal.........................................................................................3
B.
Faktor
Internal............................................................................................4
2.4 Perkecambahan............................................................................................4
2.5 Pertumbuhan.................................................................................................5
A. Pertumbuhan primer.........................................................................5
B. Pertumbuhan Sekunder...................................................................5
Bab III
Metodologi
3.1 Alat dan Bahan.............................................................................................6
3.2 Cara Kerja.....................................................................................................6
Bab IV
Hasil dan Pembahasan
4.1 Hasil Percobaan
dalam bentuk tabel.......................................................8
4.2 Pembahasan Dan
Pemecahan Masalah.....................................................8
Bab V
Penutup
5.1 Kesimpulan...................................................................................................10
5.2 Saran............................................................................................................10
Daftar Pustaka......................................................................................................11
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Salah satu ciri organisme adalah tumbuh
dan berkembang. Kedua aktifitas kehidupan ini tidak dapat dipisahkan karena prosesnya
berjalan bersamaan.
Pertumbuhan diartikan sebagai
pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversibel.
Irreversibel maksudnya tidak dapat kembali pada keadaan awal. Sedangkan
perkembangan adalah proses menuju kedewasaan.
Pertumbuhan pada tanaman terbagi dalam
beberapa tahapan,yaitu perkecambahan yang diikuti dengan pertumbuhan primer dan
pertumbuhan sekunder.
Perkecambahan
merupakan proses munculnya tanaman kecil dari dalam biji. Untuk itu perlu
diketahui apa saja pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Bagaimanakah pengaruh cahaya
matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau?
2.
Apa saja perbedaan kacang hijau
dengan kondisi botol yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh cahaya matahari?
1.3 Tujuan Percobaan
·
Memperlajari dan mengamati
pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan kacang hijau
·
Mengatahui
pengaruh cahaya terhadap perkecambahan.
·
Mempelajari
perbedaan struktur biji dan kecambah
kacang hijau.
Bab II
Kajian Teori
2.1 Klasifikasi Tanaman Kacang Hijau
Kacang hijau merupakan salah satu
tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut
juga mungbean, green gram atau golden gram. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan,
tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini.
Ø
Kingdom :
Plantae
Ø
Divisi :
Spermatophyta
Ø
Sub-divisi :
Angiospermae
Ø
Kelas :
Dicotyledoneae
Ø
Ordo :
Leguminoceae (Rosales)
Ø
Familia :
Papilionaceae
Ø
Genus :
Vigna
Ø
Spesies :
Vigna radiate atau Phaseolus radiatus
2.2 Morfologi Tanaman Kacang Hijau
Kacang hijau
merupakan tanaman pangan semusim berupa semak yang tumbuh tegak. Tanaman kacang
hijau adalah tanaman berumur pendek (60 hari). Panen kacang hijau dilakukan
beberapa kali dan berakhir pada hari 84 setelah tanam.
Susunan tubuh
tanaman kacang hijau terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.
Perakaran tanaman kacang hijau bercabang banyak dan membentuk bintil akar
(nodul) akar. Adapun deskripsi masing-masing bagian tanaman tersebut dijelaskan
sebagai berikut.
Akar tanaman
kacang hijau berakar tunggang. Sistem perakaran dibagi menjai dua, yaitu
mesophites dan xerophites. Mesophites mempunyai banyak cabang akar pada
permukaan dan tipe pertumbuhannya menyebar. Sementara xerophites memiliki akar
cabang lebih sedikit memanjang ke arah bawah .
Batang kacang
hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku. Ukuran batangnya kecil, berbulu
berwarna hijau kecoklatan atau kemerahan. Setiap buku batang menghasilkan satu
tangkai daun, kecuali pada daun pertama berupa sepasang daun yang berhadapan
dan masing-masing daun berupa daun tunggal. Batang kacang hijau tumbuh tegak
dengan ketinggian mencapai 1 m, cabang menyebar ke semua arah.
Daun kacang
hijau tumbuh majemuk, terdiri dari tiga helai anak daun setiap tangkai. Helai daun
berbentuk oval dengan bagian ujung lancip dan berwarna hijau muda hingga hijau
tua, letak daun berselip. Tangkai daun lebih panjang dari pada daunnya sendiri.
Bungga kacang
hijau berbentuk seperti kupu-kupu dan berwarna kuning kehijauan atau kuning pucat.
Bunganya termasuk jenis hermaprodit atau berkelamin sempurna. Proses
penyerbukan terjadi pada malam hari sehingga pada pagi harinya bunga akan mekar
dan pada sore hari menjadi layu.
Buah kacang
hijau berbentuk polong. Panjang polong sekitar 5-16 cm. Setiap polong berisi
10-15 biji. Polong kacang hijau berbentuk bulat silindris atau pipih dengan
ujung agak runcing atau tumpul. Polong muda berwarna hijau, setelah itu berubah
menjadi kecoklatan atau kehitaman. Polongnya mempunyai rambut-rambut pendek atau
berbulu.
2.3 Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan meliputi faktor Eksternal dan internal,faktor eksternal
meliputi:
A. Faktor Eksternal :
1.
Makanan ,merupakan sumber energi untuk menyintesis berbagai komponen sel.
2.
Air,termasuk senyawa utama yang sangat dibutuhkan
tumbuhan.Air berfungsih sebagai kelembapan dan membantu Perkecambahan biji.
3.
Suhu,pada umumnya
tumbuhan membutuhakan suhu tertentu untuk tumbuh dan berkembang dengan
baik,yang disebut suhu optimum
4.
Kelembapan,pengaruh kelembapan berbedah-bedah terhadap berbagai tanah dan udara yang
lembab, berpengaruh baik bagi pertumbuhan
5.
Cahaya,umumnya cahaya menghambat pertumbuhan meninggi karena
cahaya dapat menguraikan auksin (suatu hormon pertumbuhan).
B.
Faktor Internal
1.
Gen,di dalam gen terkandung
faktor-faktor sifat keterunan yang dapat diturunkan pada
keterunanya .
2.
Hormon ,ialah regulator pertumbuhan yang sangat esensial
yang dibuat pada satu bagian tumbuhan sedangkan
respon pertumbuhan terhadap hormon terjadi dibagian tumbuhan
lainya,misalnya di akar,batang dan daun .hormon terdiri atas auksin
,sitikinin,giberelin.
2.4 Perkecambahan
Awal
perkecambahan dimulai dengan berakhirnya masa dormansi(tidur). Perkecambahan
terjadi karena pertumbuhan radikula (calon batang). Radikula tumbuh ke bawah
menjadi akar sedangkan plumula tumbuh ke atas menjadi batang.
Perkecambahan
ditandai dengan munculnya kecambah, yaitu tumbuhan kecil dan masih hidup dari
persediaan makanan yang berada dalam biji. Ada empat bagian penting pada biji
yangt berkecambah, yaitu batang lembaga (kaulikulus), akar embrionik (akar
lembaga), kotiledon (daun lembaga), dan pucuk lembaga (plumula). Kotiledon
merupakan cadangan makanan pada kecambah karena pada saat perkecambahan,
tumbuhan belum bisa melakukan fotosintesis.
Perkecambahan biji ada dua macam yaitu
perkecambahan epigeal adalah perkecambahan yang mengakibatkan kotiledon
terangkat ke atas tanah, misalnya pada perkecambahan kacang hijau (Phaseolus radiatus) dan kacang tanah (Arachis hypogaea). Sedangkan
perkecambahan hipogeal adalah perkecambahan yang mengakibatkan kotiledon tetap
tertanam di dalam tanah, misalnya pada perkecambahan kacang kapri (Pisum sativum), jagung (Zea mays), dan padi (Oryza sativa).
2.5 Pertumbuhan
A. Pertumbuhan
primer
Pertumbuhan
primer adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer.
Pertumbuhan primer pada tumbuhan hanya terjadi pada bagian tertentu saja yaitu
pada bagian yang aktif membelah dan tumbuh. Bagian tersebut disebut jaringan
meristem. Pada jaringan meristem terdapat bagian titik tumbuh akar dan titik
tumbuh batang yang telah mulai terbentuk sejak tumbuhan masih berupa embrio.
B. Pertumbuhan
Sekunder
Pertumbuhan
sekunder adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan cambium yang bersifat
meristematik. Pertumbuhan sekunder menyebabkan diameter batang bertambah besar.
Pertumbuhan sekunder hanya terjadi pada dikotil dan gymnospermae.
Bab III
Metodologi
3.1 Alat dan Bahan
Sebelum kita memulai suatu percobaan
pasti kita perlu mempersiapkan yang
namanya alat dan bahan. Berikut adalah
alat dan bahan yang harus dipersiapkan untuk melakukan
percobaan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang
hijau :
Ø
Kacang Hijau
Ø
Air
Ø
Kapas
Ø
3 Botol
Ø
Kertas Koran
Ø
Karet
3.2 Cara Kerja
Setelah kita mengetahui dan
mempersiapkan alat dan bahan yang
dibutuhkan, kita juga harus memahami dan mengikuti
langkah-langkah cara kerja melakukan percobaan tersebut.
Berikut Adalah cara kerja melakukan percobaan pengaruh
cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau :
1.
Merendam kacang hijau di dalam
gelas yang berisikan air selama 1 jam
2.
Melakukan seleksi biji kacang
hijau yang menurut anda bagus yang sudah direndam selama 1 jam lalu.
3.
Membahasi kapas dengan air
terlebih dahulu selama beberapa detik
4.
Menyiapkan 3 botol, kemudian
melapisi bagian bawah botol dengan kapas sudah basah tadi.
5.
Memasukkan masing-masing 10 biji
kacang hijau yang sudah diseleksi tadi kedalam botol.
6.
Melakukan perlakuan pada botol
sebagai berikut :
I.
Pada botol I,, menutup botol
dengan penutupnya kemudian membungkus
botol dengan kertas Koran sehingga tidak
adanya cahaya masuk kedalam botol.
II.
Pada botol II, membuang tutup
botol ke tempat sampah kemudian membungkus botol dengan kertas koran dan
memberi lubang pada bagian atas mulut botol.
III.
Pada botol III, membiarkan botol
terbuka.
7.
Meletakkan ketiga botol tersebut
pada tempat yang telah ditentukan dan amatilah ketiga botol tersebut setelah 1
minggu,
8.
Membuat hasil pengamatan dari
ketiga botol tersebut dalam bentuk tabel kemudian membukukan hasil pengamatan
tersebut dalam bentuk laporan.
Bab IV
Hasil dan
Pembahasan
4.1 Hasil Percobaan
dalam bentuk tabel
Botol
|
Daun
|
Batang
|
Warna
|
I
|
● Kecil dan sempit
|
● Lebih pendek dari
botol II dan III
● Diameternya lebih
besar dari botol 2 dan 3
● Batangnya kuat
|
● Daun : Hijau
Pucat
● Batang : Putih
Pucat
|
II
|
● Besar dan Lebar
|
● Lebih tinggi dari botol I dan III
● Batangnya lemah
● Diameternya sedang
|
● Daun : Hijau segar
● Batang : Putih Kehijau-hijauan
|
III
|
● Normal (sedang)
|
● Panjang dan
diameternya sedang
● Batangnya agak kuat
|
● Daun : Hijau
segar
● Batang : Merah bercampur dengan hijau segar
|
4.2 Pembahasan dan
Pemecahan Masalah
Berdasarkan hasil percobaan di atas dapat kita simpulkan
bahwa pengaruh cahaya pada pertumbuhan kacang hijau yaitu dapat memperlambat
perkecambahan kacang hijau. Perbedaan yang terjadi antara pertumbuhan kacang
hijau di tempat yang terang dan pertumbuhan kacang hijau di tempat yang gelap .
biji kacang hijau yang di tempat yang terang tumbuh agak lambat tetapi memiliki
batang yang kuat dan daun berwarna hijau yang segar. Sedangkan biji kacang
hijau yang di tempat gelap bijinya tumbuh dengan cepat, akan tetapi batangnya
tidak kuat dan daunnya berwarna pucat.
Untuk botol I yang keadaannya botol itu ditutup sangat rapat
tidak adanya sirkulasi udara dengan penutupnya dan dibungkusi oleh kertas koran
seharusnya pertumbuhannya sangat lamban selain itu tekstur dari batangnya sangat
lemah dan cenderung warnanya pucat kekuningan, hal ini desebabkan kaerena kerja
hormon auksin tidak dihambat oleh sinar matahari dikarenakan cahaya tidak bisa
menembus kertas koran yang telah membungkus botol.
Tetapi kenyataannya dalam percobaan kami
berbeda, hal ini dikarenakan koran yang membungkus botol I itu kurang
tebal/tipis menyebabkan cahaya matahari bisa menembus kertas koran dengan
cahaya yang sedikit namun merata menyebabkan hormon auksin itu aktif secara
merata karena hormon auksin sangat peka dengan cahaya matahari sehingga
dihasilkan kacang hijau yang batangnya tebal dan berdiri tegak tanpa
bengkok-bengkok dan batangnya pendek itu karena minimnya cahaya yang menembus
kedalam botol.
Untuk Botol II yang keadaannya botol itu
dibiarkan terbuka tanpa penutup tetapi dibungkusi oleh kertas koran dengan
memberi lubang-lubang yang kecil dengan maksud agar ada sirkulasi udara, pertumbuhannya normal selain itu tekstur dari
batangnya agak lemah dan cenderung warnanya pucat kehijauan, itu dikarenakan proses
fotosintesis tidak dapat berlangsung. Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas. Kloroplas
merupakan organel plastida yang
mengandung pigmen hijau daun (klorofil). Sel yang mengandung kloroplas terdapat
pada mesofil dun tanaman. Dan yang yang membuat biji kacang hijau lebih cepat
tumbuh pada botol ke II adalah hormon auksin yang dapat mempercepat proses
pertumbuhan. Hormon auksin tersebut akan rusak apabila terkena cahaya.
Untuk Botol III yang keadaannya
dibiarkan terbuka yang tumbuhnya normal karena proses fotosintesi dapat
berlangsung, sehingga daunnya berwarna hijau segar. Batang yang berwarna merah
bercampur dengan hijau segar itu dikarenakan pada awal pertumbuhan itu, terik
cahaya matahari yang begitu panas yang menyebabkan sebagian kloroplas hancur
dan ketika mengalami pertumbuhan warna batang itu hijau segar karena kacang
hijau mulai bisa beradaptasi dengan lingkungannya, dan itulah sebab mengapa
batang yang berwarna merah bercampur dengan hijau segar.
Bab V
Penutup
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan kami terhadap percobaan dalam makalah ini bahwa tanaman
yang terkena cahaya matahari secara langsung (terang) pertumbuhannya lebih
lambat, daunnya lebar & tebal, berwarna hijau, batang tegak, kokoh.
Tanaman yang
tidak terkena cahaya matahari (gelap) pertumbuhannya lebih cepat &
mempunyai batang yang lebih tinggi, daunnya tipis, berwarna pucat, batang
melengkung tidak kokoh.
Cahaya
merupakan faktor eksternal atau luar yang mempengaruhi pertumbuhan &
perkembangan pada tumbuhan.
5.2 Saran
Dalam melakukan percobaan ini masih terdapat banyak
kekurangan khususnya dalam penerapan cara kerja kami. Saran kami menyiapakan
seluruh bahan dan perlengkapan yang akan dipergunakan selain itu untuk
penelitian semacam ini hendaknya kita harus bisa memilih dengan baik bibit yang
akan digunakan dan sesudah itu, memasukkan kacang hijau di dalam botol yang
berisikan kapas yang basah, pastikan kalian membungkus botolnya itu menggunakan
banyak koran yang tebal juga sebaiknya kalian hanya perlu melubangi Botol II
dengan lubang yang kecil, jangan seperti kami yang melubangi Botol II dengan
lubang yang besar.
Jadi, sebaiknya
lakukan lah persiapan membungkus koran yang setelah kalian memasukkan kacang
hijau di dalam botol yang berisikan kapas yang basah agar kalian dapat hasil
percobaan yang lebih memuaskan dan agar kalian tidak mengulangi kesalahan yang
sudah kami lakukan.
Yang benar dari
Allah SWT dan yang salah datang dari penulis
Daftar Pustaka
http://alfiyanfaqih.blogspot.com/2011/08/pengaruh-cahaya-matahari-terhadap.html
http://ockym.blogspot.com/2010/10/pengaruh-cahaya-terhadap-pertumbuhan.html
http://yuhayalissera.blogspot.com/2010/09/pengaruh-cahaya-terhadap-kecambah.html
http://materibelajaronline.blogspot.com/2012/07/makalah-penlitian-kacang-hijau.html
http://id.wikipedia.org/wiki/kacang_hijau
http://www.plantamor.com/index.php?plant=981
http://www.royyak.com/flora-fauna/kacang-hijau
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110131044638AAewiwb
http://www.scribd.com/doc/55458269/laporan-perkecambahan
Panji. 2009.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman.
http://www.wordpress.co.id
Karmana,
Oman.2007.Cerdas Belajar Biologi.Jakarta:Grafindo
Komentar